07
Wise Decision Making
- 31 August – 04 Sep 2026
- 13 min read
- 1 attached resource
- Original page

Wise Decision Making
WISE DECISION MAKING
Belajar Memilih dengan Bijak
1. Setiap Hari Kita Membuat Pilihan
Tanpa disadari, setiap hari kita membuat banyak keputusan. Ketika bangun pagi, kita memilih untuk segera bersiap atau kembali tidur. Di sekolah, kita memilih untuk mengerjakan tugas atau menundanya. Ketika bersama teman, kita memilih untuk mengikuti ajakan mereka atau menentukan sikap sendiri.
Ada keputusan yang terlihat sederhana, tetapi bisa memberikan dampak yang cukup besar. Misalnya, memilih untuk terus bermain game ketika seharusnya belajar mungkin terasa menyenangkan saat itu, tetapi dapat membuat kita tidak siap menghadapi ujian.
Karena itu, setiap pilihan perlu dipikirkan. Apa yang kita pilih hari ini dapat memberikan pengaruh terhadap diri kita di kemudian hari.
2. Apa yang Membuat Sebuah Keputusan Menjadi Bijak?
Keputusan yang bijak bukan berarti selalu memilih hal yang paling mudah atau yang paling kita sukai. Keputusan yang bijak adalah keputusan yang sudah dipikirkan dengan baik dan mempertimbangkan kebaikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam mengambil keputusan, kita dapat mempertimbangkan tiga hal:
Pertama, pikirkan akibatnya.
Apa yang mungkin terjadi setelah saya memilih ini?
Kedua, pikirkan nilai kebaikan.
Apakah pilihan ini jujur, bertanggung jawab, dan tidak merugikan orang lain?
Ketiga, pikirkan apakah kita siap bertanggung jawab.
Jika pilihan ini menimbulkan akibat tertentu, apakah saya siap menerimanya?
Dengan membiasakan diri berpikir seperti ini, kita tidak mudah mengambil keputusan hanya karena terbawa emosi atau tekanan dari orang lain.
3. Wise Decision Making dalam Perspektif Islam
Sebagai seorang Muslim, mengambil keputusan tidak hanya berdasarkan keinginan pribadi. Kita juga perlu mempertimbangkan apa yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam.
Allah memberikan manusia akal untuk berpikir dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dalam QS. Al-Isra' ayat 36, Allah mengingatkan agar manusia tidak mengikuti sesuatu yang tidak diketahui dengan jelas.
Pesan tersebut dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika menerima informasi di media sosial, misalnya, kita tidak langsung percaya atau menyebarkannya. Kita perlu memastikan kebenarannya terlebih dahulu.
Begitu juga ketika menghadapi sebuah pilihan. Kita berusaha mencari pilihan yang baik, menggunakan akal dan pertimbangan, kemudian memohon petunjuk kepada Allah.
Dengan demikian, keputusan yang bijak bagi seorang Muslim adalah keputusan yang dipikirkan dengan akal, dipertimbangkan dengan hati, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.
4. STOP – THINK – CHOOSE – RESPONSIBLE
Agar lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menggunakan empat langkah sederhana.
STOP — Berhenti Sejenak
Jangan langsung bertindak ketika sedang marah, kecewa, terburu-buru, atau mendapat tekanan dari teman.
Berikan diri kita waktu untuk tenang.
THINK — Pikirkan
Tanyakan kepada diri sendiri:
Apa pilihan saya? Apa akibatnya? Apakah pilihan ini baik? Apakah sesuai dengan ajaran Islam?
CHOOSE — Pilih
Setelah mempertimbangkan berbagai hal, pilih tindakan yang paling baik, bukan hanya yang paling mudah atau paling menyenangkan.
RESPONSIBLE — Bertanggung Jawab
Apa pun keputusan yang kita ambil, kita harus siap bertanggung jawab. Jika ternyata salah, kita berani mengakuinya dan berusaha memperbaikinya.
STOP – THINK – CHOOSE – RESPONSIBLE
Empat langkah ini dapat membantu kita menjadi lebih tenang dan bijak dalam mengambil keputusan.
5. Ketika Teman Mempengaruhi Keputusan Kita
Teman merupakan bagian penting dalam kehidupan kita. Teman dapat membawa pengaruh yang baik, tetapi terkadang juga dapat membuat kita melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak kita inginkan.
Bayangkan seorang teman berkata:
“Ayo menyontek saja. Semua orang juga melakukannya.”
Mungkin kita merasa takut dianggap tidak kompak jika menolak. Namun, sebelum mengikuti ajakan tersebut, kita perlu berhenti dan berpikir. Menyontek mungkin membuat kita mendapatkan nilai yang lebih tinggi, tetapi tindakan tersebut tidak jujur dan dapat menjadi kebiasaan buruk.
Dalam situasi seperti ini, kita perlu berani mengatakan tidak.
Teman yang baik bukanlah teman yang selalu mengajak kita mengikuti keinginannya. Teman yang baik adalah teman yang membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik.
6. Mengendalikan Emosi Sebelum Memilih
Emosi juga dapat memengaruhi keputusan kita. Ketika marah, kita mungkin ingin membalas perkataan teman. Ketika kecewa, kita mungkin ingin mengatakan sesuatu yang menyakitkan. Setelah emosi mereda, kita baru menyadari bahwa tindakan tersebut ternyata membuat masalah semakin besar.
Karena itu, ketika emosi sedang tinggi, jangan langsung mengambil keputusan.
Tenangkan diri terlebih dahulu. Setelah pikiran lebih jernih, barulah tentukan apa yang sebaiknya dilakukan.
Dalam Islam, kemampuan menahan diri merupakan bagian dari akhlak yang baik. Kekuatan seseorang bukan hanya ketika ia mampu melakukan sesuatu, tetapi juga ketika ia mampu mengendalikan dirinya saat marah.
7. Ketika Keputusan Kita Ternyata Salah
Tidak ada manusia yang selalu membuat keputusan dengan sempurna. Kita mungkin pernah memilih sesuatu yang ternyata membawa akibat yang kurang baik.
Kesalahan tidak harus membuat kita menyerah. Justru, kesalahan dapat menjadi kesempatan untuk belajar.
Jika kita menyadari bahwa keputusan kita salah, kita dapat mengakui kesalahan, meminta maaf jika telah merugikan orang lain, memperbaiki keadaan, dan memikirkan apa yang harus dilakukan agar kesalahan tersebut tidak terulang.
Menjadi bijak bukan berarti tidak pernah salah, tetapi mau belajar dari kesalahan dan berusaha membuat keputusan yang lebih baik di masa depan.
8. Mari Berlatih Mengambil Keputusan
Kasus 1 — Media Sosial
Kamu menerima sebuah berita di grup kelas. Temanmu langsung meminta semua orang menyebarkannya, tetapi kamu belum tahu apakah berita tersebut benar.
Apa yang akan kamu lakukan?
Pikirkan dengan menggunakan:
STOP → THINK → CHOOSE → RESPONSIBLE
Kasus 2 — Pertemanan
Teman-temanmu sedang mengejek seorang siswa karena penampilannya. Mereka mengajakmu ikut tertawa agar kamu dianggap bagian dari kelompok.
Apa keputusan yang akan kamu ambil?
Apakah keputusan tersebut sesuai dengan nilai Islam?
Kasus 3 — Belajar dan Bermain
Besok ada ulangan. Kamu sebenarnya ingin bermain game karena teman-temanmu sedang bermain bersama.
Apa pilihan yang kamu miliki?
Apa akibat dari setiap pilihan tersebut?
Menurutmu, pilihan mana yang paling bijak?
9. Refleksi
Sekarang, coba lihat kembali bagaimana kamu mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Jawablah dengan jujur. Tidak ada jawaban yang harus dibuat agar terlihat sempurna.
1. Ketika harus membuat keputusan, apakah kamu lebih sering mengikuti keinginan, emosi, atau mempertimbangkan akibatnya? Mengapa?
2. Pernahkah kamu mengambil keputusan hanya karena mengikuti teman? Apa yang terjadi setelahnya?
3. Pernahkah kamu membuat keputusan ketika sedang marah atau kecewa lalu menyesal setelahnya? Apa yang kamu pelajari?
4. Menurutmu, mengapa terkadang kita tahu bahwa sesuatu itu salah, tetapi tetap memilih untuk melakukannya?
5. Jika teman mengajakmu melakukan sesuatu yang bertentangan dengan nilai Islam, apa yang akan membuatmu berani mengatakan “tidak”?
6. Dalam situasi seperti apa kamu merasa paling sulit mengambil keputusan dengan bijak?
7. Bagaimana ajaran Islam dapat membantu kamu ketika harus menentukan sebuah pilihan?
8. Jika kamu dapat mengulang satu keputusan yang pernah kamu buat, keputusan apa yang ingin kamu ubah? Mengapa?
9. Setelah mempelajari materi ini, kebiasaan apa yang ingin kamu ubah dalam mengambil keputusan?
10. Penutup
Setiap hari kita akan selalu berhadapan dengan pilihan. Kita tidak dapat menghindari keputusan, tetapi kita dapat belajar membuat keputusan dengan lebih baik.
Sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk menggunakan akal, menjaga akhlak, mempertimbangkan akibat, tidak mudah mengikuti orang lain, dan bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan.
Karena itu, ketika menghadapi sebuah pilihan, ingatlah:
STOP — THINK — CHOOSE — RESPONSIBLE
Berhenti sebelum bertindak.
Pikirkan sebelum memilih.
Pilih yang baik dan sesuai dengan nilai Islam.
Kemudian, bertanggung jawablah atas pilihan tersebut.
Keputusan yang bijak mungkin tidak selalu menjadi pilihan yang paling mudah, tetapi pilihan yang benar akan membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik.
WISE DECISION MAKING
Learning to Make Wise Choices
1. Every Day, We Make Choices
Every day, we make many decisions without even realizing it. In the morning, we decide whether to get ready for school or go back to sleep. At school, we decide whether to complete our assignments or put them off. When we are with our friends, we decide whether to follow their suggestions or make our own choices.
Some decisions may seem simple, but they can have a significant impact on our lives. For example, choosing to keep playing games when we should be studying may feel enjoyable at the moment, but it could make us unprepared for a test.
That is why we need to think carefully about our choices. What we choose today can affect our lives in the future.
2. What Makes a Decision Wise?
A wise decision does not always mean choosing the easiest option or the one we like the most. A wise decision is a choice that has been carefully considered and takes into account what is good for ourselves and others.
When making a decision, we can consider three things.
First, think about the consequences.
What might happen after I make this choice?
Second, think about what is right.
Is this choice honest, responsible, and respectful of others?
Third, think about responsibility.
If my choice has consequences, am I ready to take responsibility for them?
By developing this habit, we can avoid making decisions simply because of our emotions or pressure from others.
3. Wise Decision Making from an Islamic Perspective
As Muslims, our decisions should not be based only on what we personally want. We should also consider what is right and what is in accordance with Islamic teachings.
Allah has given human beings the ability to think and distinguish between what is good and what is wrong. In Surah Al-Isra, verse 36, Allah reminds us not to follow something without having proper knowledge about it.
This teaching can be applied to our daily lives. For example, when we receive information on social media, we should not immediately believe or share it. We should first check whether the information is true.
The same applies when we face a difficult choice. We should try to find the best option, use our reason, consider the consequences, and ask Allah for guidance.
Therefore, for a Muslim, wise decision making means making decisions with clear thinking, a good heart, and strong Islamic values.
4. STOP – THINK – CHOOSE – BE RESPONSIBLE
To make wise decisions more easily, we can follow four simple steps.
STOP — Pause for a Moment
Do not act immediately when you are angry, disappointed, in a hurry, or under pressure from your friends.
Give yourself some time to calm down.
THINK — Think Carefully
Ask yourself:
What choices do I have? What could happen? Is this a good choice? Is it in accordance with Islamic values?
CHOOSE — Make Your Choice
After considering the different options, choose what is best, not simply what is easiest or most enjoyable.
BE RESPONSIBLE — Take Responsibility
Whatever decision you make, you should be ready to take responsibility for it. If you make a mistake, have the courage to admit it and try to make things right.
STOP – THINK – CHOOSE – BE RESPONSIBLE
These four steps can help us become calmer and wiser when making decisions.
5. When Friends Influence Our Decisions
Friends are an important part of our lives. They can have a positive influence on us, but sometimes they may also encourage us to do things that we know are not right.
Imagine a friend says:
“Come on, let’s cheat. Everyone else is doing it.”
We may feel afraid of being left out if we say no. However, before following the suggestion, we need to stop and think. Cheating may help us get a higher score, but it is dishonest and can become a bad habit.
In this situation, we need to have the courage to say “No.”
A good friend is not someone who always asks us to follow them. A good friend is someone who helps us become a better person.
6. Controlling Our Emotions Before Making a Decision
Our emotions can also affect the decisions we make. When we are angry, we may want to say something hurtful to a friend. When we are disappointed, we may say things that we later regret.
After our emotions calm down, we may realize that our actions have actually made the problem worse.
That is why, when we are very emotional, we should avoid making important decisions immediately.
Calm yourself first. When your mind is clearer, decide what you should do.
In Islam, controlling ourselves is an important part of good character. True strength is not only about being able to do something, but also about being able to control ourselves when we are angry.
7. What If Our Decision Turns Out to Be Wrong?
No one always makes perfect decisions. Sometimes we make choices that lead to unexpected or negative consequences.
Making a mistake does not mean we should give up. Instead, mistakes can become opportunities to learn.
When we realize that our decision was wrong, we can admit our mistake, apologize if we have hurt someone, try to fix the situation, and think about what we can do differently next time.
Being wise does not mean never making mistakes. It means learning from our mistakes and trying to make better decisions in the future.
8. Let’s Practice Making Decisions
Case 1 — Social Media
You receive a piece of news in your class group chat. Your friend immediately asks everyone to share it, but you are not sure whether the information is true.
What would you do?
Think about the situation using:
STOP → THINK → CHOOSE → BE RESPONSIBLE
Case 2 — Friendship
Your friends are making fun of a student because of their appearance. They ask you to join them so that you can be part of the group.
What decision would you make?
Would your decision be in accordance with Islamic values?
Case 3 — Studying and Playing
You have a test tomorrow. However, you really want to play games because your friends are playing together.
What choices do you have?
What could happen with each choice?
Which choice do you think is the wisest?
9. Reflection
Now, think about how you usually make decisions in your daily life. Answer the following questions honestly. There are no perfect answers.
1. When you have to make a decision, do you usually follow your feelings, your wishes, or think about the consequences first? Why?
2. Have you ever made a decision simply because you followed your friends? What happened afterward?
3. Have you ever made a decision when you were angry or disappointed and regretted it afterward? What did you learn from it?
4. Why do you think we sometimes know that something is wrong but still choose to do it?
5. If your friends ask you to do something that goes against Islamic values, what would help you have the courage to say “no”?
6. In what situations do you find it most difficult to make a wise decision?
7. How can Islamic teachings help you when you have to make an important decision?
8. If you could change one decision you made in the past, what decision would you change? Why?
9. After learning about Wise Decision Making, what habit would you like to change when making decisions?
10. Closing
Every day, we will face different choices. We cannot avoid making decisions, but we can learn to make better ones.
As Muslims, we are encouraged to use our minds, maintain good character, consider the consequences, avoid blindly following others, and take responsibility for our actions.
So, whenever you face a difficult choice, remember:
STOP — THINK — CHOOSE — BE RESPONSIBLE
Pause before you act.
Think before you choose.
Choose what is good and in accordance with Islamic values.
Then, take responsibility for your choice.
A wise decision may not always be the easiest choice, but making the right choice can help us become better people
